INVESTASIPOST - Langkah sigap dan kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP) berhasil mencegah potensi keracunan makanan massal dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Desa Jati, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (12/8/2026).
Kepala SPPG Yayasan Insan Berlian Sejahtera, Abra Yudha Raya, memutuskan untuk menarik dan memusnahkan sebanyak 2.957 porsi makanan setelah dirinya mengalami mual dan muntah saat melakukan uji rasa (organoleptic test) pada olahan ayam rempah.
Insiden berawal dari laporan tim dapur, termasuk chef dan ahli gizi, yang mencurigai adanya aroma dan rasa yang tidak sedap pada masakan ayam rempah tersebut. Menindaklanjuti laporan tersebut, Abra langsung melakukan uji rasa secara mandiri sesuai SOP yang berlaku sebelum makanan didistribusikan kepada penerima manfaat.
"Yang terdampak saya. Saya tadi tiga kali, cuma muntah saja. Saya terus ambil langkah daripada terjadi apa-apa, makanan batch kedua tidak didistribusikan," ujar Abra, melansir dari berbagai sumber, Kamis (13/8/2026).
Mendapati masakan terindikasi tidak layak konsumsi, pihak SPPG segera menginstruksikan Person in Charge (PIC) dan pengemudi pengantar untuk membatalkan pengiriman serta menarik seluruh paket makanan yang sempat keluar.
Sebanyak 2.957 porsi menu makanan MBG batch kedua tersebut dipastikan tidak sampai ke tangan warga penerima manfaat dan langsung dimusnahkan.
Dari hasil evaluasi awal, indikasi masalah diduga kuat berasal dari kualitas bahan baku ayam yang disuplai oleh pendor lokal wilayah Kabupaten Karanganyar. Sebagai tindakan korektif, pihak SPPG Yayasan Insan Berlian Sejahtera menegaskan akan memperketat proses seleksi dan pengawasan kualitas bahan baku dari para supplier ke depannya.