INVESTASIPOST - Kreator konten sekaligus penulis Raditya Dika membagikan pandangannya mengenai kaitan erat antara produktivitas kerja, penambahan sumber penghasilan (revenue stream), dan instrumen investasi dalam upaya mencapai target keuangan jangka panjang.
Melalui unggahan di kanal YouTube pribadinya, yang dilihat pada Kamis (13/8/2026) Raditya menegaskan bahwa investasi pada dasarnya berfungsi untuk mencapai target keuangan tertentu, bukan sarana cepat untuk menjadi kaya secara instan
Menurutnya, instrumen utama pembentukan modal tetap berasal dari kerja keras dan optimalisasi penghasilan.
Strategi Meningkatkan Nilai Investasi
Guna mempercepat tercapainya tujuan keuangan—seperti dana pensiun maupun dana pendidikan anak—seseorang perlu meningkatkan porsi dana yang diinvestasikan secara konsisten. Hal ini dapat dicapai melalui penambahan sumber penghasilan di luar pekerjaan utama.
Terdapat beberapa langkah penting yang dapat diterapkan untuk memperluas sumber pendapatan:
- Pendalaman Materi dan Teori: Menguasai landasan teori dari bidang yang disukai agar dapat dikonversi menjadi keahlian profesional yang bernilai ekonomi.
- Adaptabilitas Karier: Memiliki fleksibilitas dalam memanfaatkan peluang baru di industri kreatif tanpa meninggalkan nilai dasar kemampuan yang dimiliki.
- Pengorbanan Waktu secara Bijak: Memanfaatkan waktu senggang untuk membangun portofolio pekerjaan sampingan.
- Penerapan Delegasi Pekerjaan: Menyerahkan sebagian tugas operasional kepada orang lain ketika kapasitas kerja sudah penuh, sehingga fokus dapat dialihkan untuk pengembangan bisnis baru.
Waspada Investasi Bodong dan Lifestyle Creep
Selain strategi memperbesar pendapatan, Raditya mengimbau masyarakat untuk senantiasa cermat dan bijak dalam memilih wadah investasi.
Legalitas serta rekam jejak pengelola dana harus menjadi perhatian utama agar tidak terjerat tawaran investasi bodong yang mengimingi keuntungan tinggi dalam waktu singkat.
Ia juga mengingatkan pentingnya mengendalikan gaya hidup saat arus kas meningkat. Peningkatan pendapatan idealnya dialokasikan untuk memperbesar porsi investasi demi keamanan finansial di masa depan, bukan sekadar menuruti keinginan konsumtif belaka.