Sabtu, 15 Agustus 2026

Prabowo Siapkan Ambulans Udara dan Dokter Terbang untuk Jangkau Wilayah Terpencil

Photo Author
Iwan Mulyadi, InvestasiPost.com
- Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:09 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyiapkan program ambulans udara dan dokter terbang guna mempercepat evakuasi medis darurat serta merenovasi ribuan fasilitas kesehatan.
Presiden Prabowo Subianto menyiapkan program ambulans udara dan dokter terbang guna mempercepat evakuasi medis darurat serta merenovasi ribuan fasilitas kesehatan.

INVESTASI POST — Presiden Prabowo Subianto memaparkan rencana strategis pemerintah dalam menghadirkan layanan ambulans udara dan dokter terbang. Terobosan ini ditujukan untuk mempermudah akses pelayanan medis bagi masyarakat yang berada di pelosok dan sulit menjangkau fasilitas kesehatan terdekat.

​Langkah inovatif ini diambil menyusul laporan mengenai lamanya durasi perjalanan yang harus ditempuh warga di daerah terpencil untuk menuju fasilitas medis, yang sering kali berujung fatal pada kondisi darurat.

​"Saya mendapat laporan banyak ibu-ibu yang meninggal karena harus menempuh jalan 7-9 jam pada saat sudah waktu mau melahirkan, karena tidak ada jalan yang baik dan jembatan tidak bagus," kata Prabowo saat menyampaikan Pidato Nota Keuangan RAPBN 2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8).

​"Untuk itu, kita harus mencari terobosan inovatif, salah satu jalan adalah ambulans udara. Bahkan nanti juga tim dokter terbang," lanjutnya.

​Melalui program ini, tenaga medis dapat langsung mendatangi pemukiman warga yang mengalami sakit parah dan terkendala akses transportasi. Armada yang disiapkan dirancang khusus agar mampu mendarat secara fleksibel di medan yang minim infrastruktur, seperti lapangan rumput, hamparan pasir, hingga tepian sungai.

​"Dengan pesawat kecil yang bisa mendarat di lapangan rumput, lapangan pasir, atau pinggir sungai, supaya tidak ada rakyat kita yang tidak bisa dievakuasi kalau sakit," jelas Prabowo.

​Selain moda transportasi medis udara, pemerintah juga berkomitmen memperkuat infrastruktur kesehatan di tingkat akar rumput mulai tahun 2027. Sebanyak 10.000 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang tersebar di 7.285 kecamatan di seluruh Indonesia akan direnovasi dengan alokasi anggaran sekitar Rp4 miliar per unit.

​Secara bersamaan, pemerintah menargetkan revitalisasi dan pembangunan 514 Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) di seluruh kabupaten/kota di Indonesia yang ditargetkan rampung selambat-lambatnya pada 2030.

​"Rakyat tidak boleh menempuh perjalanan jauh hanya untuk memperoleh pelayanan kesehatan dasar. Negara harus hadir sedekat mungkin dengan tempat rakyat hidup," pungkas Prabowo.

Editor: Iwan Mulyadi

Sumber: CNN Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X