Proses Pembuatan Batik Tulis
Proses pembuatan kain batik, baik tulis maupun cap, memerlukan waktu yang tidak singkat karena harus melalui beberapa tahapan.
"Kalo pembuatannya pertama dari awal mulai kain putih bersih, kain putih di mordan. Proses ini merupakan perendaman menggunakan TRO fungsinya untuk menghilangkan kanji di kain," kata Supriati.
Setelah itu, kain dicuci bersih, dijemur, dan disetrika sebelum dibuat pola menggunakan pensil. "Kemudian lanjut proses pencantingan, sudah selesai ke proses pewarnaan, dikunci dan disimpan 8 jam," ucapnya.
Durasi penguncian warna tersebut harus tepat. Setelah proses tersebut selesai, dilanjutkan dengan tahap pelorodan untuk menghilangkan lilin (malam) pada kain.
"Sudah itu tinggal dibilas cuci bersih 63 kali bilas harus pas," katanya.
Ia menjelaskan bahwa pembuatan batik tulis memakan waktu sekitar dua minggu, sedangkan motif cap memerlukan waktu satu minggu.
Pendapatan Usaha
Supriati enggan merinci omzet bulanan secara mendetail karena nilainya yang fluktuatif. Namun, ia mengungkapkan pencapaian tahunannya. "Kalo saya sebut besar nanti dianggapnya mengklaim. Hanya saja saya sampaikan per tahun ya, kalo per tahun pada 2024 omzet kami mencapai Rp 98 juta," ucapnya.
Pendapatan tersebut diperoleh dari penjualan ratusan helai batik setiap bulannya. "Ada 100 lembar lebih setiap bulannya ke jual dari galeri ini," ungkapnya.
Pembeli terbanyak berasal dari kalangan wisatawan yang mencari buah tangan, instansi pemerintah, serta pelanggan tetap. "Alhamdulillah itu juga, sudah memenuhi kebutuhan keluarga dan sehari-hari terutama senang bisa berbagi sesama tetangga," katanya.
Yanti (57), salah satu pekerja, mengaku senang mendapatkan pekerjaan yang membuatnya tetap produktif. "Meskipun sudah tua tetap produktif. Sehari bisa dapat Rp 50 ribu dari kuli ikut mewarnai kain batik," ucapnya.
Pekerja lainnya, Marsina (62), yang telah bergabung sejak awal, juga merasa bersyukur dapat membantu perekonomian keluarga melalui pekerjaan ini. "Alhamdulillah terbantu sekali buat saya mah kerja disini," kata dia.