Sabtu, 15 Agustus 2026

Danantara Luncurkan Motor Listrik Nasional, Lippo Group Komitmen Borong 20 Ribu Unit

Photo Author
Iwan Mulyadi, InvestasiPost.com
- Jumat, 14 Agustus 2026 | 00:30 WIB
Danantara Luncurkan Motor Listrik Nasional, Lippo Group Komitmen Borong 20 Ribu Unit. (Foto: istimewa
Danantara Luncurkan Motor Listrik Nasional, Lippo Group Komitmen Borong 20 Ribu Unit. (Foto: istimewa

INVESTASIPOST — Pemerintah melalui Badan Pengelola Investasi Danantara resmi meluncurkan Motor Listrik Nasional (Molinas) beserta ekosistem pendukungnya di Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis, 13 Agustus 2026. Proyek ini digadang-gadang menjadi langkah strategis untuk memperkuat kemandirian industri otomotif nasional berbasis energi bersih.

​Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menyatakan bahwa Molinas merupakan hasil kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan pengusaha swasta nasional.

​"Molinas adalah kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, BUMN, dan pengusaha nasional dalam rangka kita meningkatkan peran dari kemandirian Indonesia," kata Rosan dalam acara peluncuran yang disiarkan langsung melalui saluran YouTube Sekretariat Presiden.

​Dalam peluncuran tersebut, Rosan mengungkapkan komitmen besar dari sektor swasta. Pemilik Lippo Group, James Riady—yang juga menyediakannya lahan lokasi proyek tersebut di Bekasi—menyatakan kesiapannya untuk membeli puluhan ribu unit kendaraan listrik itu.

​"Yang mempunyai lahan Pak James Riady dari Lippo yang tadi sempat bicara komitmen untuk beli 20.000 motor listrik," ujar Rosan, yang langsung disambut tepuk tangan para undangan.

Potensi Pasar Ekosistem Molinas

​Rosan membeberkan alasan utama di balik dorongan masif terhadap proyek kendaraan roda dua listrik ini. Menurut data yang dipaparkannya, saat ini terdapat sekitar 140 juta unit sepeda motor yang beroperasi di Indonesia, dengan angka penjualan tahunan mencapai 6 hingga 7 juta unit. Namun, penyerapan sepeda motor listrik masih sangat rendah.

​"Yang membeli motor listrik kurang lebih hanya 60–70 ribu, jadi hanya 1 persen," tutur Rosan.

​Melihat fakta tersebut, Danantara menilai ada ruang pertumbuhan yang sangat besar bagi industri kendaraan listrik domestic. Rosan memperkirakan nilai pasar (market size) industri ini bisa menembus angka ribuan triliun rupiah.

​"Jadi kalau kami lihat, potensi ke depannya (upside-nya) ini bisa tumbuh secara eksponensial. Kami melihat market size-nya bisa mencapai kurang lebih hingga 170 miliar dolar AS," ungkap mantan Menteri Investasi tersebut.

 

Target Jawara Global

​Guna menggarap potensi tersebut, Rosan menyebutkan sudah ada sekitar 10 perusahaan yang menyatakan siap memproduksi Molinas. Seluruh produsen tersebut dipastikan telah memenuhi kriteria syarat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang ditetapkan oleh Kementerian Perindustrian.

​Di bawah koordinasi BUMN pertahanan dan teknologi PT Len Industri (Persero) serta arahan Chief Technology Officer (CTO) Danantara Sigit Puji Santosa selaku pimpinan proyek, Molinas dirancang untuk memenuhi standardisasi internasional.

​Rosan menegaskan bahwa target proyek ini tidak berhenti pada penguasaan pasar domestik semata. "Kita dorong standardisasi internasional. Dan bisa tidak hanya menjadi champion di Indonesia, tetapi juga champion di regional, bahkan harus menjadi champion di dunia," pungkasnya.

Editor: Iwan Mulyadi

Sumber: CNBC Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X