INVESTASIPOST - Kinerja penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Pangandaran terus menunjukkan tren positif.
Berdasarkan data terbaru Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pangandaran per 19 Agustus 2026, total realisasi pajak daerah telah mencapai Rp80.441.135.533 atau sekitar 49 persen dari target tahunan.
Sektor Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) Tenaga Listrik serta Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) menjadi motor penggerak utama kas daerah.
PBJT Tenaga Listrik menyumbang realisasi tertinggi dengan persentase 62,47 persen (Rp14,54 miliar), disusul PBB-P2 sebesar 58,93 persen (Rp14,73 miliar), serta PBJT Makanan dan/atau Minuman sebesar 58,52 persen (Rp8,77 miliar).
Di sektor properti dan perizinan, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) menyumbang Rp6,41 miliar (42,78%) dan Pajak Reklame mencapai Rp1,03 miliar (51,89%).
Sementara itu, pos Pajak Sarang Burung Walet tercatat masih nihil (0%), serta Pajak Air Tanah baru terealisasi 9,43 persen (Rp94,34 juta).
Artikel Terkait
Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini Rabu 19 Agustus: Keberuntungan Finansial dan Cinta
PPPK Bakal Diangkat Jadi PNS Tahun 2027, Ini Skemanya
Amuk Api di Pool Sinar Jaya Cikarang: 50 Bus Hangus, Pemadaman Terganjal Pasokan Air
Menakar Kelayakan Hidup di Jakarta dengan Gaji Rp 5 Juta
Rincian Lengkap Harga Emas Hari Ini, Rabu 19 Agustus 2026: Ukuran 1 Gram Dibanderol Rp2,64 Juta