Senin, 17 Agustus 2026

Hore BI Gratiskan MDR QRIS, Ternyata Transaksinya Capai 1 Kuadriliun

Photo Author
Aldi Nur Fadillah, InvestasiPost.com
- Senin, 17 Agustus 2026 | 15:00 WIB
Transaksi pembayaran dengan menggunakan aplikasi MyPertamina. ANTARA/HO-PT Pertamina Patra Niaga
Transaksi pembayaran dengan menggunakan aplikasi MyPertamina. ANTARA/HO-PT Pertamina Patra Niaga


INVESTASIPOST -
Bank Indonesia (BI) resmi memperluas cakupan stimulus
Merchant Discount Rate(MDR) QRIS 0% yang mulai berlaku pada 1 Oktober 2026.

Langkah ini diambil untuk menekan beban biaya transaksi non-tunai sekaligus mempercepat penetrasi ekonomi digital, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dikutip Investasipost dari Bloombergz, pada Senin (17/8/2026), relaksasi tarif MDR—yaitu komisi yang dibayarkan merchant kepada penyedia jasa pembayaran—mencakup dua skema utama:

  • Usaha Mikro (UMI): Pembebasan MDR 0% tetap berlanjut untuk setiap transaksi hingga batas nominal Rp500.000.
  • Usaha Kategori Lain (Kecil, Menengah, dan Besar): Tarif MDR dipangkas menjadi 0% untuk nilai transaksi hingga Rp100.000, dari ketentuan sebelumnya sebesar 0,7%.

Pejabat Gubernur Sementara BI, Destry Damayanti, menjelaskan bahwa relaksasi ini dirancang demi menciptakan efisiensi operasional bagi dunia usaha serta memperluas inklusi sistem pembayaran modern di tengah masyarakat.

“Perluasan kebijakan ini meningkatkan efisiensi biaya transaksi bagi pelaku usaha dan mendorong semakin luasnya manfaat digitalisasi pembayaran bagi masyarakat," tutur Destry dalam keterangan tertulisnya.

Ia menambahkan bahwa kebijakan tersebut mengedepankan asas keseimbangan guna menjaga daya saing ekonomi nasional, memberi ruang ekspansi bagi merchant, sekaligus mempertahankan ekosistem bisnis yang sehat bagi Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP).

Tren Pertumbuhan QRIS Semester I 2026

Perluasan insentif tarif ini sejalan dengan akselerasi adopsi QRIS nasional yang mencatatkan pertumbuhan signifikan sepanjang paruh pertama 2026:

  • Basis Pengguna: Menembus 65,77 juta pengguna per Juni 2026, dengan tambahan 6,23 juta pengguna baru sejak awal tahun.
  • Jangkauan Merchant: Mencapai 44,86 juta mitra pedagang, di mana 96,68% di antaranya didominasi oleh segmen UMKM.
  • Volume dan Nilai Transaksi: Membukukan 12,55 miliar transaksi sepanjang semester I 2026 dengan total perputaran nominal mencapai Rp1,12 kuadriliun, melonjak 93,92% secara tahunan (year-on-year).

Editor: Aldi Nur Fadillah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BI Terbitkan Kartu Kredit Indonesia, Ini Fungsinya

Senin, 17 Agustus 2026 | 17:09 WIB

Rekomendasi Saham Hari Ini, Perbankan Mendominasi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 12:51 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini, Jumat 14 Agustus 2026

Jumat, 14 Agustus 2026 | 07:06 WIB
X