INVESTASIPOST - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah mematangkan langkah diversifikasi energi bagi sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dalam waktu dekat, pemerintah akan meluncurkan uji coba pemanfaatan compressed natural gas (CNG) yang menyasar para pelaku UMKM di lingkungan Lembaga Minyak dan Gas Bumi (Lemigas).
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menegaskan bahwa tahapan uji coba ini krusial untuk memastikan kesiapan ekosistem dari hulu hingga hilir sebelum skema didistribusikan secara massal ke pasar yang lebih luas.
"CNG itu, seperti yang disampaikan Pak Menteri, kemarin kita sedang melakukan finalisasi skemanya. Jadi skemanya nanti seperti apa, biar dari sisi hulunya siap, hilirnya juga siap, masyarakat yang menerima juga merasa senang ketika memanfaatkannya," ujar Laode di sela gelaran Geothermal Convention & Exhibition di Jakarta International Convention Center, Rabu (19/8).
Baca Juga: Menkeu Purbaya Siapkan Amunisi PIP dan LPEI: Akselerasi Pembiayaan dan Buka Jalur Ekspor UMKM
Tahap awal verifikasi teknis dan keekonomian ini akan difokuskan pada pelaku UMKM di kawasan Lemigas, salah satunya menyasar operasional harian kantin di area tersebut. Tabung-tabung CNG khusus uji coba dilaporkan telah berada di lokasi untuk segera dievaluasi.
Proyeksi Pengadaan Massal Puluhan Ribu Tabung
Setelah periode uji coba dan evaluasi rampung, Kementerian ESDM akan membuka jalan bagi produksi tabung dalam volume yang jauh lebih masif guna memenuhi kebutuhan pasar riil.
"Setelah itu badan usaha yang nanti akan ditunjuk produksi tabungnya ditugaskan mengadakan dalam jumlah skala yang seperti sudah diumumkan, lebih dari 10 ribu, 20 ribu, hingga 30 ribu tabung," lanjut Laode.
Baca Juga: BI Gelar KKI 2026: Perkuat Daya Saing UMKM dan Dorong Akselerasi Kredit Perbankan
Uji Ketahanan Tabung dan Pasokan Kilang Mini
Secara paralel, pemerintah memperketat standarisasi keamanan dan keandalan pasokan gas terkompresi tersebut. Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengungkapkan, serangkaian uji teknis terhadap aspek ketahanan tabung dan siklus pengisian ulang (refill) terus dijalankan di Lemigas.
Di sisi suplai hulu, pemerintah telah memetakan sumber pasokan gas melalui optimalisasi kilang mini (mini LNG/CNG plant) yang tersebar di wilayah potensial, termasuk di Pasuruan, Jawa Timur.
"Untuk CNG kita sudah uji coba di Lemigas dari sisi ketahanan serta pengisian ulang. Dari sumbernya, kita siapkan kilang mini di beberapa daerah. Persiapan berjalan secara paralel di Kementerian ESDM. Begitu pengujian tuntas, implementasi segera dimulai lewat pilot project," jelas Yuliot pada acara Indonesia Sustainable Energy Week (ISEW) 2026.
Meski program ini digadang-gadang memperkuat bauran energi alternatif nasional dan berpotensi mengefisiensikan beban energi domestik, pemerintah menyatakan skema pembiayaan serta korelasinya dengan postur subsidi energi pada RAPBN 2027 masih dalam tahap kajian awal.