InvestasiPos.com - Kemarau panjang belum begitu berpengaruh pada kebutuhan pokok saat musim kemarau seperti sekarang ini.
Menurut Asisten Daera (Asda) II Kabupaten Pangandaran Untung Saepul Rokhmat, ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Pangandaran sampai bulan agustus masih tergolong aman.
Ia menyebut, bahan pokok seperti beras dan juga bumbu dapur, ketersediaanya masih sangat aman.
Baca Juga: Twibbon HUT ke-81 RI, Link dan Cara Memakainya
"Untuk beras di kita ituh masih surplus, walaupun di musim kemarau ini produksi belum begitu maksimal, karena kemarau panjang," ucapnya.
Ia mengatakan, kemarau panjang yang diprediksi hingga bulan Oktober mendatang, menjadi tantangan tersrendiri bagi petani di Kabupaten Pangandaran, terutama untuk memulai masa panen kembali.
Sementara untuk ketersediaan bahan pokok lainya juga masih dibilang aman. Karena pasokanya berasal dari luar daerah.
Baca Juga: Spesial HUT RI ke-81, Pertamina Tebar Diskon BBM Nonsubsidi Rp 450 per Liter
"Kebutuhan seperti daging, telur, sayuran, itu masih dipasok dari luar, karena cuaca di Pangandaran kurang cocok untuk sayaruan," katanya.
Ia berharap, kedepanya ada gudang Bulog di Kabupaten Pangandaran, mengingat daerah di selatan Jawa Barat ini, merupakan salah satu penghasil beras terbesar.
"Biar bisa mengakomodir petani kita, jadi perputaran beras itu jelas dikelola oleh lembaga tersebut," jelasnya.
Baca Juga: Korban Tewas Gempa M 7 NTT Bertambah Jadi 51 Orang, Jalur Reo Mulai Terbuka
Ia mengatakan, surplus beras di Kabupaten Pangandaran juga bisa mendukung program ketahanan pangan nasional.
"Harapanya, dengan produksi beras yang surplus di Kabupaten Pangandaran, roda perputaran ekonomi dikalangan masyarakat juga lebih baik," ucapnya.***
Artikel Terkait
Gempa Susulan M 5,2 Kembali Guncang NTT Pagi Ini, Korban Meninggal Capai 47 Orang
Pemerintah Bidik Setoran Pajak Rp2.998 Triliun di RAPBN 2027, Purbaya: Dongkrak Tax Ratio
Korban Tewas Gempa M 7 NTT Bertambah Jadi 51 Orang, Jalur Reo Mulai Terbuka
Spesial HUT RI ke-81, Pertamina Tebar Diskon BBM Nonsubsidi Rp 450 per Liter
Twibbon HUT ke-81 RI, Link dan Cara Memakainya