INVESTASIPOST - Komoditas kopi tetap menjadi salah satu kekuatan utama sektor perkebunan dunia. Berdasarkan data terbaru mengenai peta produksi kopi global, Brasil masih kokoh menduduki posisi puncak sebagai produsen kopi terbesar di dunia, disusul Vietnam di posisi kedua dan Kolombia di posisi ketiga.
Indonesia berhasil membuktikan posisinya sebagai pemain utama dunia dengan menempati peringkat keempat.
Tercatat, Indonesia menyumbang 7 persen dari total produksi kopi global, dengan volume panen mencapai 12,37 juta kantong atau setara dengan 742 ribu ton.
Brasil memimpin pasar dunia secara dominan dengan menyumbang 35 persen total produksi kopi global, atau sekitar 63 juta kantong (3,78 juta ton).
Sementara itu, Vietnam membayangi di urutan kedua dengan kontribusi 18 persen atau sebesar 31,7 juta kantong (1,90 juta ton).
Persaingan ketat terjadi di posisi tiga dan empat antara Kolombia dan Indonesia yang sama-sama menguasai 7 persen pangsa pasar dunia. Kolombia unggul tipis dengan mencatatkan produksi 12,5 juta kantong (750 ribu ton).
Baca Juga: Robusta Wine Silalabak, Kopi Pangandaran yang Mendunia di Bisnis Matching HIPMI Jabar
Berikut rincian lengkap 10 negara penghasil kopi terbesar di dunia:
- Brasil: 63 juta kantong / 3,78 juta ton (35%)
- Vietnam: 31,7 juta kantong / 1,90 juta ton (18%)
- Kolombia: 12,5 juta kantong / 750 ribu ton (7%)
- Indonesia: 12,37 juta kantong / 742 ribu ton (7%)
- Ethiopia: 11,56 juta kantong / 694 ribu ton (6%)
- Uganda: 7,1 juta kantong / 426 ribu ton (4%)
- India: 6,43 juta kantong / 386 ribu ton (4%)
- Honduras: 5,53 juta kantong / 332 ribu ton (3%)
- Peru: 4,76 juta kantong / 286 ribu ton (3%)
- Meksiko: 4,08 juta kantong / 245 ribu ton (2%)
Tingginya kontribusi negara-negara berkembang seperti Indonesia, Ethiopia, dan Uganda menunjukkan bahwa industri kopi terus menjadi pilar vital dalam menopang perekonomian dan devisa negara.