INVESTASIPOST - Pendiri Amazon, Jeff Bezos, dikabarkan bergabung dalam kelompok investor yang tengah bersiap memborong sebagian saham minoritas klub raksasa Premier League, Liverpool FC.
Konsorsium yang dipimpin oleh pebisnis Inggris-India, Amit Bhatia, serta turut melibatkan pendiri Facebook, Eduardo Saverin, tersebut kini hampir mencapai kesepakatan untuk menguasai sekitar sepertiga kepemilikan The Reds.
Laporan terkini menyebutkan bahwa porsi saham yang dibeli berpotensi melampaui angka 30 persen yang didiskusikan di awal. Pemilik Liverpool saat ini, Fenway Sports Group (FSG), dikabarkan bakal segera mengumumkan transaksi tersebut dalam waktu dekat.
Baca Juga: Kinerja Penjualan Eceran Juli 2026 Tumbuh 0,9 Persen, Sektor Makanan dan Minuman Jadi Penopang
Valuasi Liverpool Capai USD 6 Miliar
Rencana investasi jumbo ini diperkirakan bakal mendongkrak valuasi Liverpool hingga menyentuh angka USD 6 miliar (sekitar Rp 94,8 triliun). Dengan perkiraan nilai tersebut, akuisisi 30 persen saham Liverpool akan menelan dana sekitar USD 1,8 miliar (sekitar Rp 28,4 triliun).
Sebagai perbandingan, FSG membeli Liverpool pada tahun 2010 silam seharga 300 juta pounsterling. Sementara saat Dynasty Equity membeli porsi kecil saham pada 2023, valuasi klub baru berada di angka USD 4,5 miliar. Berdasarkan data Forbes, Bezos memiliki kekayaan bersih lebih dari USD 280 miliar, sedangkan Eduardo Saverin tercatat mengantongi kekayaan di atas USD 32 miliar.
Baca Juga: Daftar Harga Tanah Jabodetabek, Ngeri Jakarta Paling Tinggi
Langkah Perdana Bezos di Industri Olahraga
Jiika kesepakatan ini berhasil diresmikan, transaksi ini menjadi langkah pertama pendiri raksasa e-commerce Amazon tersebut dalam menanamkan modal di klub olahraga profesional. Sebelumnya, Bezos sempat mempertimbangkan untuk berinvestasi pada tim American Football (NFL), Seattle Seahawks dan Washington Commanders, namun rencana tersebut tidak berlanjut.
Pada Juli lalu, FSG mengonfirmasi bahwa konsorsium pimpinan Bhatia berminat melakukan investasi minoritas strategis. Meski demikian, para pihak terkait hingga kini belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai jadwal atau tahapan akhir dari negosiasi ini.
Baca Juga: Apa itu Investasi, Keamanan dan Risiko
Suporter Desak Kejelasan Transaksi
Rencana masuknya taipan teknologi ini memicu reaksi dari kalangan suporter. Kelompok pendukung resmi Liverpool, Spirit of Shankly, telah meminta klarifikasi langsung kepada manajemen klub terkait potensi kemitraan ini.