Kendati demikian, Ardinata menekankan bahwa kehilangan terbesar warga adalah mata pencaharian. Desa Adat Sade merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Lombok yang menopang ekonomi lokal melalui penjualan kain tenun, kerajinan tangan, dan tur budaya.
"Semoga Desa Adat Sade bisa segera dibangun kembali. Kami tidak hanya kehilangan tempat tinggal, tetapi juga kehilangan lapangan pekerjaan. Kampung ini adalah desa adat yang tersisa sekaligus kebanggaan dan warisan leluhur masyarakat Sasak," harap Ardinata.