INVESTASIPOST - Kementerian Koperasi (Kemenkop) resmi membuka program magang intensif bagi 90 pengurus Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Langkah ini diambil guna mempercepat operasionalisasi serta memperkuat model bisnis koperasi berbasis potensi ekonomi lokal di tingkat desa.
Pelatihan lapangan yang berlangsung selama delapan hari, mulai 23 hingga 30 Agustus 2026 ini, melibatkan 54 pengurus KDKMP sektor serba usaha dan 36 pengurus dari sektor pertanian. Para peserta ditempatkan di dua lokasi koperasi berbasis pesantren yang telah teruji secara komersial.
Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kemenkop, Destry Anna Sari, menegaskan bahwa program ini dirancang agar pengurus koperasi mampu menyerap ekosistem bisnis yang berkelanjutan untuk diterapkan di daerah masing-masing.
Baca Juga: Wamenkomdigi Nezar Patria: Digitalisasi UMKM Wajib 'Go Produktif' dan 'Go Kompetitif'
"Peserta tidak hanya mempelajari kegiatan usaha yang telah berjalan, tetapi juga memahami model bisnis dari hulu ke hilir. Pengurus wajib mengenali potensi lokal dan mengubahnya menjadi usaha yang relevan dengan kebutuhan masyarakat," ujar Destry saat membuka program di Bandung.
Fokus Pelatihan Sektor Pertanian dan Serba Usaha
Dalam pelaksanaan program ini, Kemenkop membagi fokus studi ke dalam dua pusat keunggulan bisnis:
- Sektor Pertanian (Kopontren Al-Ittifaq, Bandung): 36 pengurus mendalami sistem agribisnis terpadu yang mencakup budidaya, manajemen hasil panen, hingga akses pemasaran langsung ke ritel modern.
- Sektor Serba Usaha (Kopontren Sunan Drajat, Lamongan): 54 pengurus mempelajari diferensiasi unit usaha mulai dari perdagangan, perhotelan, manufaktur, hingga transformasi digital UMKM dan keuangan syariah.
Melalui pendampingan dan edukasi langsung di lapangan, Kemenkop menargetkan jajaran pengurus KDKMP memiliki kapasitas tata kelola profesional dan adaptif terhadap digitalisasi pasar. Langkah ini diharapkan mampu menjadikan KDKMP sebagai motor penggerak baru bagi pertumbuhan ekonomi desa secara nasional.
Artikel Terkait
Pemerintah Beri Subsidi Tenaga Kerja untuk UMKM, Gaji Ditanggung 6 Bulan
BI Gelar KKI 2026: Perkuat Daya Saing UMKM dan Dorong Akselerasi Kredit Perbankan
Menkeu Purbaya Siapkan Amunisi PIP dan LPEI: Akselerasi Pembiayaan dan Buka Jalur Ekspor UMKM
Dorong Efisiensi Energi Sektor Usaha, ESDM Siapkan Uji Coba CNG untuk UMKM
Wamenkomdigi Nezar Patria: Digitalisasi UMKM Wajib 'Go Produktif' dan 'Go Kompetitif'