INVESTASIPOST — Wakil Bupati Pangandaran, Ino Darsono, memberikan sinyal kuat terkait arah politiknya dan kedekatannya dengan Partai Demokrat. Di hadapan awak media di kawasan pantai Pangandaran, Ino mengenang rekam jejak dukungannya terhadap partai berlambang bintang mercy tersebut pada masa lalu.
"Di 2004, saya nyoblos Demokrat dan mendukung SBY," ujar Ino, mengenang era ketika ia turut mengantarkan kemenangan Susilo Bambang Yudhoyono. Ia juga mengklaim masa kejayaannya sebagai pengusaha serta momentum pemekaran Kabupaten Pangandaran terjadi di era kepemimpinan SBY.
Meski sempat berlabuh ke Partai Amanat Nasional (PAN)—partai yang pernah membesarkannya saat memimpin Gabungan Anak Selatan (Gas) Pangandaran—Ino kini mengaku membuka komunikasi intensif dengan Partai Demokrat. Ia menyebut telah berdiskusi panjang dengan jajaran pimpinan pusat, termasuk Ketua BPOKK DPP Partai Demokrat, Iftitah Sulaiman.
"Saya sudah diskusi ke mana-mana... tapi di Demokrat itu malah langsung dengan Ketua BPOKK, Pak Iftitah Sulaiman," tuturnya.
Saat disinggung mengenai ketertarikannya pada Partai Demokrat, Ino tak sungkan memuji Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Menurutnya, AHY adalah figur pemimpin muda yang mumpuni secara intelektual maupun kepemimpinan.
"Saya senang dengan AHY. Masih muda, tinggi besar, ganteng, ditambah dia seorang doktor luar negeri. Sosoknya luar biasa," ungkap Ino.
Kendati demikian, Ino menyatakan dirinya belum mengambil keputusan final. Ia masih menimbang berbagai opsi, mulai dari PKB, PSI, hingga partai lainnya, sebelum menentukan pelabuhan politik definitif jelang kontestasi mendatang.
Artikel Terkait
Demo di DPR Usai, Massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu Bubarkan Diri Setelah Kantongi Janji RUU Perampasan Aset
DPR RI Tergetkan Pengesahan RUU Peramapasan Aset Paling Lambat 15 Desember 2026
Soal Hibah 30 Hektar Lahan ISBI Bandung, Gerindra Minta Pemkab Pangandaran Tak Asal Umbar Janji
Cerita Warga Pangandaran Terjebak Kerja Ilegal di Kamboja
Panduan Investasi Saham Pemula, Cara Membangun Kekayaan Jangka Panjang