Bayangi Anak-anak hingga Ibu Hamil
Sebagai catatan, indeks API nol hingga 50 menunjukkan kualitas udara yang baik, 51 hingga 100 sedang, 101 hingga 200 tidak sehat.
Ada pun, nilai 201 hingga 300 termasuk kategori sangat tidak sehat, sedangkan pembacaan di atas 300, tergolong berbahaya.
Atas hal itu, JPBN Sarawak juga menyarankan anak-anak sekolah terlebih bagi seluruh kalangan masyarakat, untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan.
Hal tersebut, terutama ketika indeks kualitas udara berada pada tingkat tidak sehat atau lebih tinggi.
"Kelompok berisiko tinggi, termasuk anak-anak, lansia, ibu hamil, dan individu dengan masalah pernapasan atau jantung, harus membatasi paparan mereka terhadap udara yang tercemar," tandasnya.***
Artikel Terkait
Pemerintah Resmi Buka Penawaran Sukuk Ritel SR025: Imbalan hingga 6,90% per Tahun, Modal Mulai Rp1 Juta
Harga Emas Antam Hari Ini, 21 Agustus 2026: Ukuran 1 Gram Dibanderol Rp2,725 Juta
Gelar OTT ke-19, KPK Tangkap Rektor Unsoed dan Dua Wakil Rektor
KPK Gelar OTT di Purwokerto, Rektor Unsoed dan 13 Orang Lainnya Diamankan
OTT Rektor Unsoed, KPK Sita Uang Ratusan Juta Terkait Penerimaan Mahasiswa Baru